5 Hal Yang Harus Diperhatikan Ketika Buang Hajat

Berikut ini 5 hal penting untuk diperhatikan ketika hendak buang hajat.

1. Tidak membawa masuk ke kamar mandi/WC sesuatu yang mengandung dzikrullah, terlebih lagi mushaf al-Qur’an.

2. Membaca Doa.

Ketika hendak masuk ke tempat buang hajat (WC, toilet, dan semisalnya) hendaknya ia mengucapkan doa,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan setan perempuan.”
(HR. al-Bukhari dan Muslim)

Ketika keluar membaca

غُفْرَانَكَ

“Aku memohon pengampunan-Mu.”
(HR. at-Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan disahihkan oleh asy-Syaikh al-Albani)

3. Mendahulukan kaki kanan ketika masuk WC dan mendahulukan kaki kiri keluar WC.

4. Tidak Menghadap atau Membelakangi Kiblat

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا أَتَيْتُمُ الْغَائِطَ فَلاَ تَسْتَقْبِلُوا الْقِبْلَةَ وَلاَ تَسْتَدْبِرُوْهَا وَلَكِنْ شَرِّقُوا أَوْ غَرِّبُوا

“Apabila kalian mendatangi tempat buang air maka janganlah kalian menghadap ke arah kiblat ketika buang air besar ataupun kencing, serta jangan pula membelakangi kiblat. Akan tetapi menghadaplah ke arah timur atau ke arah barat.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

5. Berhati-Hati dari Percikan Najis.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melewati dua kuburan dan mengabarkan,

إِنَّهُمَا يُعَذَّبَانِ وَمَا يُعَذَّبَانِ فِي كَبِيْرٍ. ثُمَّ قَالَ: بَلَى، كَانَ أَحَدُهُمَا لاَ يَسْتَتِرُ مِنْ بَوْلِهِ

“Dua penghuni kuburan ini sedang diazab. Tidaklah mereka diazab karena perkara yang besar.” Kemudian Rasulullah mengatakan, “Bahkan ya. Adapun salah satunya, ia diazab karena tidak berhati-hati/ tidak menjaga dirinya dari kencing….” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Wallahu a’lam bish shawwab.

Admin

YBI/AJ/20042021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *