Tentang Macam-Macam Khauf (Takut)

Takut kepada Allah Azza Wajalla salah satu ibadah hati yang yang sangat agung. Yang kita beribadah kepada Allah dengan cinta, takut dan berharap kepada-Nya.

Perlu diketahui khauf (takut) ada macam-macamnya, berikut ini penjelasan singkatnya.

Pertama: Khauf Ibadah (Takut Ibadah).

Macam takut yang pertama adalah takut ibadah. Yaitu takut kepada Allah Azza Wajalla semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Jenis ini merupakan ibadah hati yang denganya kita beribadah kepada Allah.

Allah Ta’ala berfirman,

وَلِمَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ جَنَّتَانِ

“Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Rabbnya ada dua surga.” (Ar Rahman:46)

Kedua: Khauf Syirik (Takut Syirik)

Macam takut yang kedua adalah takut yang hukumnya syirik. Yang merupakan dosa besar yang paling besar. Yaitu takut kepada selain Allah Azza Wajalla sama dengan takutnya kepada Allah atau lebih. Atau takut yang mengantarkan kepada perbuatan syirik dengan menyerahkan sebagian ibadah kepada kepada selain Allah Ta’ala.

Allah Ta’ala berfirman,

فَلَا تَخَافُوهُمْ وَخَافُونِ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

“Karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman.” (Al Imaran:175)

Berkata asy Syaikh Al Allamah Shalih al Fauzan,

“Takut yang hukumnya syirik yang banyak terjadi pada manusia, seperti takut kepada kuburan, wali-wali, syaithan dan jin yang karena takut tersebut, (banyak manusia) melakukan berbagai macam taqarub (mendekatkan diri) kepada mereka, dengan menyembelih hewan, bernadzar, memberikan makanan dan selain dari itu seperti meletakan uang atas kuburan/pusara mereka dengan tujuan agar selamat dari kejelekkan mereka atau mendapatkan kebaikan mereka.”
(Syarh al Ushul Ats Tsalasah, hlm 105)

Berkata Asy Syaikh Al Allamah Ahmad an Najmi rahimahullah,

Takut kepada makhluk didalam perkara – perkara yang selain Allah tidak mampu melakukannya, seperti rasa takut sebagian manusia yang menganggap bahwa mereka memiliki kekuasan/pengaturan di alam, menganggap mereka mengetahui perkara yang ghaib, mampu menimpakan bencana, yang seperti ini takut syirik yang mengeluarkan pelakunya dari agama.” (Al Ta’liqaat ‘ala al Ushul at Tsalatsah, hlm 24)

Ketiga: Khauf Maksiat (Takut Maksiat)

Macam ketiga adalah takut yang hukumnya maksiat. Yaitu takutnya seseorang kepada orang lain sehingga melakukan perbuatan haram; dan tidak sampai pada batasan dipaksa.

Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّمَا ذَٰلِكُمُ الشَّيْطَانُ يُخَوِّفُ أَوْلِيَاءَهُ فَلَا تَخَافُوهُمْ وَخَافُونِ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

“Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman.” (Al Imran:175)

Keempat: Khauf Thabi’i (Takut Tabiat).

Macam takut yang keempat adalah takut yang merupakan tabiat manusia. Yaitu takut kepada musuh, binatang buas, ular dan lain-lain. Takut yang seperti ini tidak mengapa.

Allah Ta’ala berfirman,

فَخَرَجَ مِنْهَا خَائِفًا يَتَرَقَّبُ

“Maka keluarlah Musa dari kota itu dengan rasa takut menunggu-nunggu dengan khawatir…” (al Qashash:21)

Itu penjelasan singkat tentang macam-macam khauf (takut).

Wallahu a’lam bish shawwab.

‘Abdullah al Jakarty

(YBI-AJ/05/20)

www.yukbelajarislam.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *