Zina, Bahaya, Sebab dan Solusinya

Sungguh sebuah malapetaka ketika perbuatan zina tersebar di sebuah negeri apalagi dianggap sesuatu hal yang biasa. Padahal, perbuatan zina adalah perbuatan dosa yang sangat besar yang akan membinasakan seseorang yang melakukannya.

Oleh karena itu pentingnya memperingatkan ummat dari perbuatan dosa zina, sekaligus tentang sebab dan solusi agar terhindar darinya

 

Bahaya Perbuatan Zina

Diantara bahayanya adalah

1. Zina Merupakan Perbuatan Dosa Besar.

Allah Ta’aala berfirman,

وَالَّذِينَ لا يَدْعُونَ مَعَ اللهِ إِلَهًا آخَرَ وَلا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلا يَزْنُونَ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ يَلْقَ أَثَامًا ○ يُضَاعَفْ لَهُ الْعَذَابُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَيَخْلُدْ فِيهِ مُهَانًا

“Dan orang-orang yang tidak berbuat syirik (mempersekutukan Allah) dengan sesembahan lain dan tidak membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina; dan barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat hukuman yang berat, (yakni) akan dilipatgandakan adzab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam adzab itu, dalam keadaan terhina.” (Al-Furqaan : 68-69)

Sahabat Ibnu Mas’ud pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang dosa besar. Sampai pada perkataan

“….Aku bertanya lagi, ‘Kemudian dosa apa lagi?’

Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun menjawab,

ثُمَّ أَنْ تُزَانِيَ حَلِيلَةَ جَارِكَ

“Engkau berzina dengan istri tetanggamu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Berkata al-Imam Ahmad tentang dosa zina, “Saya tidak mengetahui sesuatu yang lebih besar dosanya—setelah dosa membunuh seseorang—daripada zina.” (ad-Da’ wad Dawa’, hlm. 230)

2. Pezina akan di siksa, dengan siksaan pedih diakhirat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalambersabda,

“… Kemudian, kami pergi dan sampai pada suatu bangunan yang serupa dengan tungku api, yang terdengar darinya suara hiruk pikuk. Kami menengok ke dalamnya. Ternyata di dalam ada laki-laki dan perempuan dalam keadaan telanjang. Datang dari bawah mereka kobaran api, yang apabila kobaran api datang mengenai mereka, mereka berteriak (memekik). Aku bertanya, ‘Siapa mereka itu?’ … Mereka berdua menjawab, ‘Adapun sejumlah laki-laki dan perempuan yang telanjang, yang berada di dalam bangunan serupa tungku api, adalah para pezina laki-laki dan perempuan’.” (HR. al-Bukhari)

3. Perbuatan zina sebab datangnya adzab.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِذَا ظَهَرَ الزِّنَا وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ فَقَدْ أَحَلُّوْا بِأَنْفُسِهِمْ عَذَابَ اللهِ

“Jika zina dan riba telah nampak tersebar di suatu kampung, sungguh mereka telah menghalalkan bagi diri mereka sendiri datangnya adzab Allah.” (HR. al-Hakim di shahihkan oleh syaikh al-Albani)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

لَمْ تَظْهَرِ الْفَاحِشَةُ فِي قَوْمٍ قَطُّ حَتَّى يُعْلِنُوا بِهَا إِلَّا فَشَا فِيهِمْ الطَّاعُونُ وَالْأَوْجَاعُ الَّتِي لَمْ تَكُنْ مَضَتْ فِي أَسْلَافِهِمْ الَّذِينَ مَضَوْا

“Tidaklah fahisyah (perbuatan keji) tersebar pada suatu kaum kemudian mereka melakukannya dengan terang-terangan, kecuali akan tersebar di tengah-tengah mereka wabah penyakit tha’un dan kelaparan yang belum pernah terjadi pada kaum sebelum mereka.” (HR. Ibnu Majah di hasankan oleh Syaikh al-Albani)

Perbuatan fahisyah adalah zina dan homoseks

 

Sebab-Sebab Terjatuh Pada Perbuatan Zina

Diantaranya adalah

1. Bercampur baurnya laki-laki dengan perempuan.

2. Berduaan dengan laki-laki atau wanita asing.

3. Memandang perkara yang di haramkan.

 

Solusi Agar Terhindar Dari Perbuatan Zina

Diantara solusinya adalah

1. Berdoa kepada Allah agar di jauhkan dari perbuatan dosa zina.

2. Menjauhi sarana-sarana yang akan mengantarkan kepada perbuatan zina. Seperti bercampur baur antara laki-laki dan perempuan, berduan dengan wanita ajnabi (asing), memandang perkara yang haram dan yang lainnya.

3. Segera menikah. Dan mempermudah urusan nikah.

Rasullullah Shallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ، مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ، فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

”Wahai para pemuda barangsiapa diantara kalian yang mampu menikah  maka menikahlah dikarenakan  dengan menikah dapat lebih menundukkan pandangan  dan menjaga kemaluan  dan barangsiapa tidak mampu menikah maka baginya untuk berpuasa  hal itu sebagai tameng baginya (yang dapat menekan syahwatnya).“ (HR. Bukhari)

Itulah penjelasan sederhana tentang zina, bahaya dan solusinya semoga bermanfaat untuk kita semua.

Wallahu a’lam bish shawwab.

 

____🖋Admin yukbelajarislam.com

(YBI-AJ/03/20)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *