Jangan Datang Kedukun

Ketahuilah bahwasannya tidak ada yang dapat mengetahui perkara yang ghaib kecuali hanya Allah Ta’aala.

Malaikat, nabi, orang shalih, jin, apalagi dukun tidak mengetahui perkara yang ghaib.

Allah Ta’aala berfirman,

قُل لَّا يَعۡلَمُ مَن فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ ٱلۡغَيۡبَ إِلَّا ٱللَّهُۚ

“Katakan bahwa tidak ada seorang pun yang ada di langit dan di bumi mengetahui perkara gaib selain Allah…” (an-Naml: 65)

Oleh karena itu dukun dihukumi kafir karena mengaku-ngaku mengetahui perkara yang ghaib.

Hukum Mendatangi Dukun

Haram hukumnya mendatangi dukun. Kalau
sekedar mendatangi lalu bertanya dan tidak membenarkanya merupakan perbuatan dosa yang sangat besar. Kalau membenarkannya perbuatan kekafiran.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda,

مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَيْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلَاةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً

“Barang siapa yang mendatangi tukang ramal maka tidak akan diterima shalatnya selama empat puluh malam.” (HR. Muslim)

Dalam hadits yang lain,

مَنْ أَتَى عَرَّافًا أَوْ كَاهِنًا فَصَدَّقَهُ فِيمَا يَقُولُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ

“Barang siapa mendatangi tukang ramal atau dukun lalu dia membenarkan apa-apa yang dikatakan maka sungguh dia telah kafir terhadap apa yang telah diturunkan kepada Muhammad.”

(HR At Tirmidzi, dishohihkan Asy Syaikh Al Albani)

Wahai kaum muslimin jagalah keselamatan aqidah kalian untuk tidak mendatangi dukun, orang pintar dan para normal.

Wallahu a’lam bish shawwab.

Admin yukbelajarislam.com
(YBI-03/20)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *