4 Hal Penting Tentang Bejana

Pembahasan tentang bejana salah satu yang dibahas dalam kitab-kitab fiqih para ulama. Berikut ini pembahasan sederhana tentangnya.


1. Apa itu benjana

Bejana adalah wadah yang digunakan untuk menyimpan air dan lainnya.

2. Hukum asal bejana

Boleh hukumnya menggunakan semua jenis bejana untuk makan dan minum dan keperluan lainnya. Sebab asal hukum menggunakan bejana mubah (boleh).

3. Hukum menggunakan bejana yang terbuat dari emas dan perak.

Selain bejana yang terbuat dari emas dan perak dibolehkan. Adapun bejana yang terbuat dari emas dan perak haram hukumnya digunakan untuk makan dan minum.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabada,

لَا تَشْرَبُوا فِي آنِيَةِ الذَّهَبِ والْفِضَّةِ، وَلَا تَأْكُلُوا فِي صِحَافِهَا، فَإِنَّهَا لَهُمْ فِي الدُّنْيَا، وَلَكُمْ فِي الْآخِرَةِ

“Janganlah kalian minum dengan bejana dari emas dan perak, dan jangan makan dengan bejana yang terbuat dari keduanya. Karena itu bagi mereka (orang kafir) di dunia, dan bagi kalian (wahai orang beriman) di akhirat.” (Muttafaqun ‘alaih).

Adapun menggunakannya selain untuk makan dan minum para ulama berbeda pendapat dalam hal itu. Jumhur (mayoritas) ulama’ berpendapat tidak boleh. Sebagian lagi menyatakan boleh. Untuk hati-hati sebaiknya tidak menggunakannya.

4. Hukum menggunakan bejana orang kafir.

Boleh menggunakan bejana orang kafir, kecuali bila diketahui ada najisnya. Apabila diketahui ada najisnya tidak boleh menggunakannya kecuali setelah mencucinya.

Dalam sebuah hadits, Abu Tsa’labah pernah bertanya:

“Wahai Nabi Allah, sesungguhnya kami berada di negeri kaum Ahlul Kitab. Apakah kami boleh makan dari bejana mereka?

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab:

فَإِنْ وَجَدْتُمْ غَيْرَهَا فَلَا تَأْكُلُوا فِيهَا وَإِنْ لَمْ تَجِدُوا فَاغْسِلُوهَا وَكُلُوا فِيهَا

Kalau engkau bisa menemukan yang selainnya, janganlah makan dengan bejana itu, namun jika engkau tidak menemukan selainnya, cucilah, dan makanlah darinya.” (HR. Bukhari)

Wallahu a’lam bish shawwab

Admin yukbelajarislam.com

(YBI-AJ/03/20)

Sumber Bacaan

Al Fiqhu Al Muyasar
Dll

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *