Pelajaran yang Bisa Kita Ambil Dari Musibah Banjir

Dunia ini adalah negeri ujian. Berbagai macam ujian akan dialami oleh seseorang dalam kehidupannya. Baik ujian yang umum, menimpa diri dan masyarakatnya seperti banjir, gunung meletus, gempa bumi, dan lainnya, maupun ujian khusus yang hanya mengenai dirinya, seperti sakit, meninggalnya orang yang dicintai, dan sebagainya. Dengan demikian, seorang muslim harus bisa bersikap arif menghadapi segala bentuk ujian tersebut. Bershabar ketika kita tertimpa musibah.

Allah تعالى berfirman:

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ اْلأَمْوَالِ وَاْلأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepada kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (Al-Baqarah: 155)

Allah تعالى berfirman:

وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ. الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ

“Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan: ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.’ Mereka itulah yang mendapat keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Rabb mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (Al-Baqarah: 155-157)

Wahai saudaraku, -semoga Allah memberikan keshabaran atas musibah-musibah yang menimpa kita- bahwa disana ada hikmah dibalik terjadinya musibah yang penting untuk kita ketahui dan renungi, diantaranya.

1. Sebagai peringatan
Allah تعالى berfirman:

وَمَا نُرْسِلُ بِالْآيَاتِ إِلَّا تَخْوِيفًا

“Dan Kami memberi tanda-tanda itu melainkan untuk menakuti.”
(al-Isra’: 59)

Qatadah rahimahullah menerangkan, “Sesungguhnya Allah تعالى menakuti manusia dengan tanda-tanda (bencana, petaka, pen.) apa pun yang Dia تعالى kehendaki. Mudah-mudahan mereka mengambil pelajaran, menjadi ingat kepada Allah تعالى, kemudian kembali kepada-Nya.”

2. Hukuman.

Firman Allah تعالى :

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supay Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (ar-Rum: 41)

3. Menjadi sebab Allah menghapuskan dosanya atau memberikan pahala kepadanya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَا مِنْ مُصِيبَةٍ يُصَابُ بِهَا الْمُسْلِمُ إِلَّا كُفِّرَ بِهَا عَنْهُ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا

“Tidaklah suatu musibah menimpa seseorang melainkan Allah l menghapuskan dosanya dengan sebab itu, sampai pun duri yang menusuknya.”
(HR. al-Bukhari dan Muslim)

Wahai saudaraku, setelah kita mengetahui hikmah dibalik musibah, lalu apa solusi ketika seseorang mendapat musibah…?. Berikut ini diantara solusinya.

1. Memohon ampunan dan bertaubat kepada Allah.

Sebab terbesar untuk menggapai rahmat dan kasih sayang Allah dan memperoleh kebaikan serta keberkahan serta keselamatan di dunia dan di akhirat adalah dengan bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya

2. Memohon keselamatan dan perlindungan kepada Allah semata.

Tidak ada yang menyelamatkan kita dari berbagai musibah atau mengangkat musibah dari diri kita kecuali hanya Allah semata. Oleh karena itu memohon dan berdoalah meminta keselamatan kepada Allah.

Wallahu a’lam bish shawwab
(YBI-AJ) (01/20)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *