Selfie Gua Banget

Suka foto gua banget, foto di moment-moment spesial gua juga, foto di tempat-tempat menarik jangan tanya. Habis banyak uang dan penuh tantangan tidak masalah. Yang penting selfie, ditempat keren, di moment spesial.

Mungkin anda termasuk yang seperti itu?

Kalau iya, baca deh tulisan di bawah ini semoga bermanfaat.

Berikut ini beberapa dampak buruk dari selfie.

 

Pertama: Membuat gambar makhluk bernyawa, hukumnya haram.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَذَابًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ الْمُصَوِّرُونَ

“Sesungguhnya, orang yang paling berat siksanya pada hari kiamat adalah mereka yang membuat gambar (makhluk bernyawa).” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

 

Kedua: Mengumbar aurat.

Di antara musibah terbesar akibat selfie ialah banyaknya wanita yang memfoto dirinya dengan memperlihatkan auratnya lalu mengunggahnya ke media sosial. Foto selfie sendiri haram, ditambah foto diri dengan memperlihatkan aurat.

Ketiga: Menimbulkan fitnah (godaan) bagi kaum pria.

Banyaknya wanita yang ber-selfie dengan menampakkan aurat berdampak jelek bagi kaum pria. Para wanita tersebut menjadi fitnah besar yang merusak para pria muslim. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ

“Aku tidak meninggalkan pada umatku sepeninggalku suatu fitnah yang lebih berbahaya bagi pria daripada fitnah (godaan) wanita.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

 

Keempat: Tersebarnya perbuatan keji.

Selain memperlihatkan aurat, tentu para wanita tersebut berupaya untuk ber-selfie semenarik mungkin. Hal ini menjadi sebab timbulnya fitnah dan tersebarnya berbagai perbuatan keji di tengah-tengah kaum muslimin. Akhirnya, terjadi banyak kasus pelecehan seksual, perbuatan zina, dan sebagainya.

Allah Ta’aala berfirman,

وَلَا تَقْرَبُوا۟ ٱلزِّنَىٰٓ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (al-Isra`: 32)

 

Kelima: Membahayakan diri sendiri.

Ketika wanita yang ber-selfie berusaha tampil sebaik, secantik, dan semenarik mungkin, hal ini justru dapat membahayakan dirinya sendiri. Selfie yang dia sebar di media sosial dilihat oleh banyak orang. Tidak tertutup kemungkinan ada orang yang memang dari awal mempunyai niat jahat, atau timbul niat jahat ketika melihat fotonya yang terlihat cantik, imut-imut, atau menarik.

 

Keenam: Bisa terjatuh pada riya.

Sebagian orang ber-selfie ketika sedang melakukan ibadah dan amalan saleh. Ada yang ber-selfie ketika umrah, ada yang ber-selfie ketika mengadakan bakti sosial, dan lain-lain. Hal ini sangat dikhawatirkan menyebabkannya terjatuh pada riya, apalagi ketika foto dirinya di media sosial dipuji banyak orang.

Setan selalu berupaya keras agar manusia terjatuh pada perbuatan riya sehingga rusaklah amalan-amalan salehnya. Allah berfirman menceritakan Iblis:

قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لأزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الأرْضِ وَلأغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ

“Iblis berkata, ‘Ya Rabbku, karena Engkau memutuskan bahwa aku tersesat, pasti aku menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semua’.” (al-Hijr: 39)

Rasulullah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,

إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمُ الشِّرْكُ الْأَصْغَرُ. قَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ، وَمَا الشِّرْكُ الْأَصْغَرُ؟ قَالَ: الرِّيَاءُ

“Sesungguhnya, hal yang paling kutakutkan atas kalian adalah syirik kecil.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apa syirik kecil itu?” Beliau menjawab, “Riya.” (HR. al-Imam Ahmad).

Ini diantara dampak-dampak jelek selfie yang seharusnya dijauhi, jadi jangan biasakan untuk suka berselfie. (AJ)

 

Admin yukbelajarislam.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *