Bunuh Diri Karena Cinta

Cinta memang begitu dahsyat pengaruhnya. Semakin dalam cinta di hati, semakin rela dia berkorban. Bahkan, sebagian dari mereka nekat mengakhiri hidupnya. Bermunculanlah kasus-kasus bunuh diri karena cinta.

Hukum Bunuh Diri

Bunuh diri merupakan perbuatan dosa besar. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

وَلَا تَقۡتُلُوٓاْ أَنفُسَكُمۡۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِكُمۡ رَحِيمٗا وَمَن يَفۡعَلۡ ذَٰلِكَ عُدۡوَٰنٗا وَظُلۡمٗا فَسَوۡفَ نُصۡلِيهِ نَارٗاۚ وَكَانَ ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرًا

“Janganlah kalian membunuh diri kalian. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepada kalian. Barang siapa berbuat demikian dengan melanggar hak dan aniaya, Kami kelak akan memasukkannya ke dalam neraka. Hal itu adalah mudah bagi Allah.” (an-Nisa’: 29—30)

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda,

وَمَنْ قَتَلَ نَفْسَهُ بِشَيْءٍ فِى الدُّنْيَا عُذِّبَ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Barang siapa membunuh dirinya sendiri dengan sesuatu di dunia, pada hari kiamat dia akan diazab dengannya (yang dia gunakan untuk bunuh diri, -ed).” (HR. Muslim)

Sungguh merugi orang yang melakukan bunuh diri, apalagi hanya karena cinta. (AJ)

Admin yukbelajarislam.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *