Inilah Alasan Israel Menyerang Palestina Sungguh Mengerikan

Advertisement
Inilah Alasan Israel Menyerang Palestina Sungguh Mengerikan - Konflik israel dengan palestina tidak pernah kunjung berakhir namun semakin lama semakin memanas yang membuat kondisi di palestina semakin tidak kondusif. Tidak sedikit anak dan wanita menjadi korban atas penyerangan israel, yang saat ini sedang hangat adalah penyerang tentara zionis israel terhadap penghancuran masjidil aqsha yang merupakan masjid tersuci ke-3 umat muslim.

Upaya israel menyerang masjid aqsha sudah menjadi rahasia umum yang telah diketahui dunia. Israel menyerang masjidil aqsha karena keinginan mereka untuk membangun kembali The Solomon Temple (Haikal Sulaiman).

Inilah Alasan Israel Menyerang Palestina Sungguh Mengerikan
Alasan israel menyerang palestina sungguh mengerikan

Akan tetapi upaya israel tersebut masih menjadi perdebatan antara pro-zionis dengan yang anti-zionis, Berikut adalah alasan israel menyerang palestina:

1. Klaim Sepihak
Bangunan Haikal sulaiman pertama kali didirikan pada tahun 960SM oleh nabi sulaiman dan sempat dihancurkan beberapa kali oleh bangsa Babylonia dan pasukan romawi. abad demi abad berlalu akan tetapi semangat zionis israel untuk membangun kembali haikal sulaiman tidak pernah padam. Puncaknya pada saat gerakan zionisme internasional di adakan pertama kalinya di Bassel, Swiss pada tahun 1897. Theodore Hertzl menyerukan agar semua orang yahudi secara berbondong-bondong hijrah ke palestina yang disebutkan sebagai tanah perjanjian.

Atas klaim sepihak itu, zionis israel hendak mendirikan bangunan haikal sulaiman ditanah masjidil aqsha karena itu mereka tidak mempunyai pilihan lain selain menghancurkan masjidil aqsha dan membangun kembali bangunan haikal sulaiman diatas tanah masjidil aqsha.

Bagi kaum zionis, bangunan haikal sulaiman merupakan pusat dari keseluruhan kepercayaan dan pemerintahan. Keyakinan ini bukan tanpa landasan. dalam kepercayaan yudaisme yang telah bergeser jauh dari taurat yang di wahyukan oleh nabi musa. kaum yahudi menyakini bahwa suatu saat messiah (The Christ) akan mengangkat derajat serta kedudukan kaum yahudi untuk memimpin dunia.

Messiah inilah yang menjadi semangat bangsa yahudi untuk menguasai tanah palestina. Semenjak menjajah palestina pada tahun 1967, kaum zionis berusaha untuk menghancurkan masjidil aqsha, mereka secara terus menerus menggali bawah tanah masjidil aqsha dengan alasan  melakukan riset arkelogis dan mereka juga mengalirkan air dengan jumlah besar kedalam terowongan-terowongan bawah tanah masjid yang bertujuan untuk menggoyahkan kekuatan tanah masjid. Bukan tidak mungkin jika suatu saat masjidil aqsha akan hancur oleh zionis israel.

2. Hari akhir

Menunggu berdirinya haikal sulaiman, zionis israel. Moshe katsav memberikan surat kepada Perdana menteri vatikan agar mengembalikan semua harta dan benda berharga yang telah mereka rampas saat pasukan romawi menyerang yerusalem kepada kaum zionis israel. Jika seluruh harta telah dikembalikan , ada 1 syarat lagi saat hadirnya messiah yaitu dengan menyembelih dan membakar seekor sapi betina dengan bulu merah berusia 3 tahun serta belum pernah melahirkan anak.

Perihal tersebut telah dipersiapkan secara matang oleh zionis israel dengan melakukan proses rekayasa genetika dan mereka telah berhasil melahirkan seekor sapi dengan ciri-ciri yang telah disebutkan. Namun ada satu syarat lagi untuk melakukan penyembelihan sapi merah tersebut yaitu harus dilakukan diatas bukit zaitun yang mana pada saat ini untuk daerah tersebut belum dijajah oleh zionis israel karena itu mereka terus berupaya untuk mengusir warga palestina untuk meninggalkan bukit zaitun.

3. Memperdaya Umat Kristen

Untuk mencapai tujuannya, zionis israel memperdaya musuh-musuhnya yaitu umat islam dan kristen, dengan cara menyusupkan nilai-nilai talmud ke dalam injil seperti pada injil scofield atau darby dan termasuk injil king james sebagai injil resmi orang barat, karena itu tidak aneh jika umat kristen sepaham dengan kaum yahudi. Padahal jika dicermati dalam ayat-ayat talmud,  kaum yahudi dengan keras melakukan permusuhan terhadap yesus dan kristen.

Kaum yahudi menyakinkan umat kristen karena sepaham akan hadirnya messiah ke muka bumi  (Maranatha/The Second Coming) dalam wujud tuhan sepenuhnya. Mereka membuat opini bahwa maranatha akan terjadi jika kaum yahudi dapat membangun kembali haikal sulaiman di yerusalem.

Kesamaan inilah yang membuat umat kristen membiarkan perbuatan kaum zionis untuk menghancurkan masjidil aqsha karena terbius dengan retorika dari zionis israel. Dalam satu agenda utamanya kaum zionis juga berencana untuk meruntuhkan tahta suci vatikan dan memindahkannya ke yerusalem. kaum yahudi juka yakin saat messiah bertahta pada singgasana haikal sulaiman maka messiah tersebut akan memimpin kaum yahudi memerangi semua yang tidak tunduk terhadap yahudi itu sendiri.
Advertisement

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Disqus Comments